Negosiasi panjang antara Amerika Serikat dan Iran selama 21 jam berakhir tanpa kesepakatan. Wakil Presiden ASD Fens menyebut kegagalan ini menjadi kabar buruk bagi pihak Iran. Menurut Fans, AS telah memberikan penawaran terakhir dan terbaik dalam perundingan serta menjelaskan garis merah secara tegas termasuk hal-hal yang bisa dan tidak bisa dikompromikan. Namun Iran disebut menolak persyaratan yang diajukan. 21 hours of discussions with Iranians. And I think that’s bad news for Iran much more than it’s bad news for the
Amerika Serikat. Jadi kita kembali ke Amerika Serikat tanpa mencapai kesepakatan. Kita sudah jelaskan batas-batas yang nggak boleh dilanggar, hal-hal yang kita siap kompromi, dan hal-hal yang nggak bisa kita kompromikan. Dan, kita udah jelasin itu sejelas mungkin, tapi mereka memilih untuk nggak terima syarat-syarat kita. Perundingan antara AS dan Iran dimulai Jumat, 10 April 2026 di Islamabad, dengan Pakistan sebagai tuan rumah. Ben menghargai peran Pakistan.
yang dinilai telah berupaya menjebatani kedua belah pihak. Menurutnya, diskusi yang dilakukan selama 21 jam itu sudah cukup mendalam meski hasil akhirnya masih jauh dari kesepakatan. Sementara ketika ditanya mengenai poin apa yang ditolak oleh Iran, Pens menyebut salah satu isu utamanya soal komitmen teh terkait program nuklir. AS disebut menuntut jaminan bahwa Iran tidak akan mengembangkan senjata nuklir dalam jangka panjang. Fans mengaku karena komitmen itu belum terlihat dari pihak Iran. Well, I won’t go into all
detailnya karena saya nggak mau negosiasi di depan umum setelah kita sudah negosiasi selama 21 jam secara pribadi. Tapi faktanya sederhana, kita butuh komitmen tegas bahwa mereka nggak akan cari senjata nuklir dan nggak akan cari alat-alat yang memungkinkan mereka cepat punya senjata nuklir. Itu tujuan utama presiden Amerika Serikat dan itulah yang kita coba capai lewat negosiasi ini. Sekali lagi, program nuklir mereka, seperti fasilitas pengayaan yang mereka punya…
sebelum semuanya hancur. Tapi pertanyaan sederhana adalah, apakah kita melihat komitmen dasar dari Iran untuk tidak mengembangkan senjata nuklir? Bukan cuma sekarang, bukan cuma dua tahun ke depan, tapi untuk jangka panjang? Kita belum melihat itu sampai sekarang. Kita berharap itu akan terjadi. Sepanjang negosiasi, tim AS terus berkomunikasi dengan Presiden AS Donald Trump dan tim keamanan nasionalnya. Para pendukung pun bilang AS meninggalkan perundingan dengan tetap memberikan proposal terakhir dan sekarang menunggu keputusan dari pihak Iran. Namun belum…
ada rincian jelasnya soal proposal terakhir yang dimaksud oleh Wapres AS itu. tu [lonceng]
Komentar