Apakah ancaman Trump ini akan menjadi kenyataan bagi Iran? Kita akan bahas, Saudara, bersama dengan editor des Internasional Harian Kompas Krismada. Selamat malam, Mas Kris. Selamat malam, Mas. Mas Kris, ini ancaman Trump yang akan menyerang Iran dalam 2 hingga 3 minggu ke depan dengan serangan yang keras. Apa maknanya? Ee yang pertama kita harus catat bahwa ini sudah memasuki pekan ee akhir akhir pekan kelima ee Sabtu ee Juman ini dan belum ada tanda-tanda bahwa bisa disebut kemenangan absolut. Dan orang yang
biasanya tidak memiliki kemenangan absolut itu kan akan kebingungan ini sebenarnya arah perangnya apa sih? Sejak awal kan bahkan para sekutu Amerika juga sudah mempertanyakan tujuan perang ini apa? Kalau mengganti rezim ee Iran dari strukturnya masih utuh. Kalau melemahkan Iran masih bisa menyerang. Kalau tujuannya membuka Selat Hormus sebelum serangan itu, Selat Hormus terbuka dan yang paling jelas keraguan pasar. Begitu Presiden Donald Trump mengumumkan akan melancarkan serangan lebih besar, Postet
hari ini langsung jatuh, harga minyak ee semakin tinggi. Itu berarti pasar pun bereaksi negatif atas ee perkembangan ini. Eh, tapi sejauh mana Mas Kris, Iran bakal menanggapi ancaman dari Trump akan mengembalikan Iran ke zaman batu? Em, yang jelas seperti ini, Mas. banyak pertahanan ee perangkat serangan Iran itu yang sampai sekarang masih bertahan. ee Iran itu kan sebagian wilayahnya adalah gunung berbatu granit yang di bawahnya diduga berdasarkan ee data Israel maupun Amerika Serikat sendiri diduga ada stasiun-stasiun ee
pangkalan-pangkalan militer Iran untuk menyimpan dan memproduksi persenjataan dan itu tidak bisa ditembus dengan persenjataan bankker buatan Amerika. Senjata-senjata bom-bom pembuat bangker Amerika Serik itu kan bisa menembus sampai kedalaman beberapa puluh meter. Masalahnya granit Iran itu ee tempat mereka membangun pangkalan-pangkalan itu kedalamannya sampai ratusan meter di bawah ee permukaan bumi dan tingkat kekerasannya jauh di atas beton-beton yang menjadi sasaran bom-bombus bangker Amerika Serikat. sebagai
pembanding rata-rata beton yang disasar itu ee ke bisa di bisa dian dengan bom-bom berkekuatan sekitar 50. Jadi ini hanya gertakan saja ee Mas ancaman Iran, ancaman Donald Trump pada Iran ini tidak bisa disebut gertakan juga karena memang karena memang kan serangannya masih terus dilancarkan tetapi juga tidak bisa disebut bisa betul-betul akan melumpuhkan Iran karena tidak ada perang yang bisa diselesaikan dengan serangan udara saja. Seluruh perang itu membutuhkan serangan darat untuk bisa sukses. Tetapi semua perang
juga mengajarkan tidak ada negara besar yang bisa sukses setidaknya setelah perang dunia ee bisa sukses dalam perang darat. Oke. Tidak itu di Vietnam, tidak itu yang sekarang berlangsung di Ukraina, tidak itu yang kemarin berlangsung di Afghanistan. Mas Kris, ini yang juga disorot eh soal surat terbuka dari Presiden Iran Masud Pezeskian yang menggugah rakyat Amerika Serikat. Bagaimana Anda melihat isi surat yang menyindir? Nampaknya ee semua perang itu kan tidak hanya kita di dari dulu juga tidak hanya persoalan
kinetik soal menyerang, menembakkan meriam, menembakkan roket dan sebagainya, tetapi juga ada soal propaganda, ada soal memenangkan hati, mengacaukan hati dan pikiran lawat. Nah, surat itu bagian dari untuk ee propaganda Iran kepada Amerika Serikat untuk semakin mendorong sekarang dukungan kepada pemerintah Amerika Serikat untuk menyerang Iran itu kan memang sudah turun. di kalangan Demokrat itu tidak tidak sampai 30% di kalangan ee republikan partai Presiden Trump itu tidak bahkan juga tidak sampai 60% lebih dari separuh
republikan masih mendukung tapi juga terusmenun. Nah, itu dan itu berarti kan dukungan terhadap perang ini sangat rendah sekali dan tujuan dari surat itu adalah bagian dari untuk semakin menggerus ee dukungan itu. Mengapa ini penting? Karena dalam beberapa bulan lagi, tepatnya pada bulan November 2026 akan ada pemilu. Oke. Dan pemilu itu akan mempertaruhkan seluruh anggot kursi DPR dan sekitar ee dan 30% dari kursi senat. Kalau sampai partai republikan kalah berarti Donald Trump dalam masalah besar.
Oke. Baik. Terima kasih Mas Krismada eh ulasannya. Editor Des Internasional Harian Kompas. Krismada telah bergabung di program Kas Malam. hari ini seluruh wakil tetap Indonesia untuk PB
Komentar