Iran dilaporkan mengabaikan usulan kencatan senjata selama 48 jam yang diajukan [musik] Amerika Serikat di tengah eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah. Menurut laporan kantor berita semi resmi Iran [musik] Fars, pada Jumat 3 April 2026, usulan tersebut disampaikan Washington pada 2 April melalui negara sahabat. [musik] Menurut sumber kantor berita Fars, tawaran [musik] gencatan senjata muncul di tengah meningkatnya ketegangan serta tekanan yang dihadapi [musik] pasukan AS di kawasan Timur Tengah.
Sumber yang sama juga mengungkapkan upaya diplomatik AS untuk menghentikan [musik] konflik terus ditingkatkan, terutama setelah adanya laporan serangan [musik] terhadap fasilitas militer AS di Pulau Bubian, Kuwait. Namun [musik] ahli-ahli memberikan respons resmi secara tertulis. Iran memilih [musik] merespons langsung di lapangan dengan tetap melanjutkan serangan berintensitas tinggi. Serangan berintensitas tinggi Iran dibuktikan dengan menembak jatuh dua jet tempur milik Amerika Serikat pada Jumat
3 [musik] April 2026. Awalnya Iran menembak cat tempur F15E [musik] pada Jumat pagi. Dua pejabat AS mengkonfirmasi bahwa dari dua awak [musik] ZF15E satu orang berhasil diselamatkan. Sementara satu [musik] lainnya masih belum diketahui nasibnya dan operasi pencarian masih berlangsung. Setelah jet [musik] F15E, giliran jet tempur A10 Thunderpo yang ditembak jatuh Iran pada hari yang sama. Pilot pesawat berjulukan wartok itu dilaporkan [musik] selama. Media pemerintah Iran IRIP menyebut sistem pertahanan udara kopskarda
revolusi Iran atau [musik] IRC sebagai pihak yang menargetkan jet tempur AS tersebut. Hilangnya dua jet tempur [musik] dalam 1 hari menjadi kerugian signifikan bagi AS. Hal ini [musik] menunjukkan bahwa kemampuan militer Iran masih cukup kuat untuk memberikan perlawanan [musik] meskipun konflik telah berlangsung lebih dari 1 bulan. [lonceng]
Komentar