Sempat melonjak hingga Rp3.500.000 per gram. Harga emas Antam kini anjlot. Di Pasar Besar Kota Malang, Senin siang, harga emas Antam dijual Rp3.100.000 per gram. Turunnya harga emas hantam ini terjadi sejak beberapa pekan terakhir. Salah satu karyawan toko emas bulan Purnama, Faisal menyebut kondisi geopolitik saat ini berdampak besar pada turunnya harga emas. Menurutnya, turunnya harga emas membuat penjualan emas di toko meningkat. Masyarakat juga saat ini masih menjadikan emas sebagai investasi jangka panjang.
Harga emas itu ya naik turun sih, Mas. Kalau harian gitu. Kalau buat jangka panjang mas itu diakui gitu. Karena Mas itu jangka panjang itu lebih nyaman gitu buat tabungan masa depan kan gitu. Apalagi kalau Mas kalau buat harian itu enggak pengaruh harga gitu. Jualan ya lumayan sih Mas gitu. Ada yang ada yang beli ada yang jual kan gitu daripada yang kemarin ber kebutuhan. Iya. Sementara itu, salah satu pembeli Regina bilang turunnya harga emas dimanfaatkan membeli emas sebagai tabungan. Menurutnya meski saat ini ada tren emas
turun, namun hal tersebut biasanya tidak berlangsung lama dan biasanya harga emas akan kembali naik. Buat investasi pertama. Yang kedua, buat ngajari anak itu juga menabung. Jadi enggak harus dapat uang sekarang. Harus habis sekarang itu enggak enggak aku enggak pernah ngajarin jadi ditabung selagi ada emas dan harganya juga selalu naik turunnya cuma sehari dua hari pasti naik lagi. Ya udah kenapa enggak emas aja kalau beli misal e kalau beli kan pasti kita cari yang pas harga turun ya tapi ee mengingat ee kehidupan sekarang
kayak gini kayaknya Mas enggak mungkin turun. Pihak tokoma sendiri menjelaskan bahwa harga saat ini fluktuatif dan bisa berubah dengan cepat terlebih dengan kondisi politik dunia saat ini. Tim liputan Kompas TV Malang, Jawa Timur.
Komentar