Beranda / Bisnis / Rotasi Sektor: Kombinasi Konglo-Driven dan Undervalued | DE’CUAN

Rotasi Sektor: Kombinasi Konglo-Driven dan Undervalued | DE’CUAN

Di tahun ini saya melihat ee semestinya ada kombinasi ya antara conlo driven dengan berbasis e fundamental ya. Karena kalau misal kita melihat ee khususnya fundamental itu rata-rata kinerja pergerakan ee harga sahamnya ya baik itu selama 3 tahun terakhir bahkan juga selama 5 tahun terakhir itu itu sudah dibawa fairly valued berarti sudah benar-benar eh undervalued ya saya demikian ya. Jadi ee jadi oh yes murahlah misalnya ee bukan hanya di ee banking sektor saja tapi juga di eh commodi eh sektor saja baik itu IDEX

Basic maupun juga IDEX Energy. Kalau misalnya kita melihat dari ee dari eh komodity Dow Jones Index itu kan eh itu kan eh sel sama selama ini kan ee komoditas itu sudah sangat eh extrem undervalued begitu kan. Jadi peluang untuk untuk mengalami apresiasi bisa terbuka lebar ya. Ya, selain daripada dinamika geopolitik ya misalnya ya tentunya harga komoditas eh dunia itu pasti juga akan dipengaruhi oleh eh peningkatan demand ya. Ya, syukur-syukur terjadi global economic recovery ya. Tentunya ini juga bisa mendorong

terjadinya ee peningkatan e permintaan di sektor komoditas yang menjadi andalan bagi industri manufaktur untuk terus berekspansi ini secara global misalnya seperti itu ya. Belum lagi juga yang lainnya kalau misalnya jika kita melihat juga sektor infrastruktur misalnya infrastruktur terutama berbasis ee telekomunikasi itu juga penting karena kita juga menuju ke infrastruktur berbasis digitalisasi agar supaya kita bisa ee bisa bisa produktif dari sisi ee kebutuhan konten kayak seperti ini misalnya ataupun 3 AI ya kan ya. Ya.

Jadi, jadi dan sebenarnya juga masih terdapat beberapa sektor lain yang menaik ya. Kalau misalnya juga untuk bulan suci Ramadan misalnya kita melihat transportasi ini juga juga sudah ini bergerak begitu ya seperti itu. Oke. Jadi memang lagi-lagi ada momentumnya tersendiri tapi kalau yang Mas Navan lihat tadi kayaknya sektor kalau saya rangkum ada ee sori e commodity begitu ya, kemudian juga infrastruktur meskipun 2025 kemarin memang cukup dominan sekali saham-saham berbasis konglomerasi ya. Iya, betul. Sepertinya saham-saham yang

memang berbasis fundamental yang sudah under cukup murah ini menarik juga untuk diperhatikan. Nah, mungkin teman-teman bisa digali sendiri aja ya saham-saham apa aja tadi yang disebutin sama Mas Nafan sektor-sektornya kemudian e industri-industrinya biar bisa jadi watchlist sendiri ya. Atau enggak nanti kalau di IDX Channel saya bisa diempat ini biasanya kita ada ya di live Iya ada di live saya bisa berikan rekomendasi saham tentunya. Oke boleh. Berarti ini maksudnya suruh terus lantengin nih ID Channel nih biar

KENAPA ROBLOX JADI POLITIK?? TEMBOK SOLO SAMPAI SAWIT!!

tahu lagi sahamsam pilihannya apa aja. Oke dari sektor itu. Tapi kalau kemudian di secara apa ya kategorisasi saham BAPS ini akan lagi-lagi jadi penopang indeks enggak di tahun 2026 atau justru lapis-lapis bawahnya nih yang akan ee bergerak ataupun menjadi penopang indeks di tahun 2026. Oke, di sini kalau saya melihat bahwasanya SAM-SAM BAP memang e relatif defensif ya. Apalagi kalau misalnya jika saya melihat dari kinerja pergerakan misalnya big for banks ya, Big for banks itu rata-rata membentuk

membentuk fase major accumulation phase begitu. Jadi major accumulation phase itu kan artinya kan ee belum ada tren menguat tapi juga belum ada tren yang melemah begitu kan ya. Jadi otomatis kalau saya pikir major accumulation phase itu eh itu ya lebih cenderung eh sideways. Tapi pola major sideways sebenarnya juga bisa dimaafkan oleh para pelaku ee pasar untuk untuk ee melakukan akumulasi beli ya. Belum lagi juga banking kan juga royal kan bing dividen misalnya seperti itu ya. Dan ee dan belum lagi juga emiten-emiten ee

blue chip lainnya juga e sebenarnya juga orang yang bagian dividen ya. ya. Terus kalau misalnya jika untuk untuk eh Kno eh kolaborasi maksudnya itu eh second liner juga third liner sebenarnya kalau misalnya jika eh investor ingin mengincar eh growth ya tidak ada salahnya ya kita eh kita kita melirik eh second liners ataupun juga eh konglo. Tapi kalau saya jika jika investor ee lebih ee cenderung ee secara psikologis, lebih cenderung defensif ya tidak ada salahnya ee tidak ada salahnya fokus ke blue chip

begitu. Jadi jadi sebenarnya dua-duanya bisa memberikan benefit yang berarti yang penting yang penting eh yang penting prinsip-prinsip management harus diterapkan secara disiplin ya. Tapi apakah memang sudah jadi nature-nya si big caps ini Mas Navan untuk bergeraknya akhirnya tidak terlalu banyak atau tidak terlalu jauh juga di tahun-tahun ini? ya karena kalau saya melihat ini juga karena faktor asingnya masih bersifat prudent ya hemat saya apalagi ini terkait dengan dinamika MSCI ya. Syukur-syukur kalau misalkan jika

nantinya ee pas camai benar-benar terdapat kemajuan yang berarti ya misalnya di mana secara bertahap ee bertahap ya emiten-emiten berkomitmen dalam meningkatkan ee free float ya walaupun ya walaupun memang ini ini masih perlu proses secara jangka panjang ya tentunya tapi yang paling penting ee komitmen ini juga ee juga juga juga penting agar supaya ee MSCI bisa merevisi ya merevisi ee eh statement kembali agar supaya eh tidak lagi menerapkan eh dynamic interim freeze karena ee karena ee bursa kita maupun

AS Resmi Pungut Tarif 10%, IHSG Menguat Tapi Rupiah Melemah

juga e stakeholders kita sudah berubah ke arah yang lebih baik ya kita berkomitmen untuk ee melakukan reformasi pasar model tanah yang secara menyeluruh ya. Oke. Jadi otomatis saya pikir ee saya pikir nanti kalau bisa jika asing masuk ya asing masuk ya nanti nanti nanti lama-lama nanti samsam blue chip ya seperti big for banks dari fase major accumulation phase menjadi major mark up phase begitu ya hemat saya demikian oke jadi berpotensi ada pergerakan itu begitu ya kalau memang kita sudah dinilai sudah cukup baik begitu ya apa

yang dilakukan oleh ee regulator kita tapi kalau kita lihat sisi inilah Mas Nafan ini kan kita masih di awal-awal 2026 ya melihat laporan keuangan emitan di akhir tahun 2025 kemarin catatannya apa nih Mas? Dominan yang masih cukup positif dan sesuai ekspektasi investor atau justru banyak yang mis-misnya juga? Ya, sebenarnya rata-rata yang saya catat itu 8% hingga 12% ya untuk kinerja e bottom line. Tapi juga ada yang ada yang ada yang benar-benar ee di atas ee ekspektasi misalnya ada emited yang

menjalankan ee ekspansi bisnis untuk meningkatkan kapasitas pemik kapasitas produksinya sekaligus juga memanfaatkan ee peningkatan ee terjadinya ini ya kenaikan harga komunitas sehingga selling price-nya meningkat secara ee signifikan ya. Jadi ini contohnya kayak seperti emitan-emitan berbasis EMAS ya. tentunya ini ini di atas ekspektasi ya saya akui ya saya akui ya karena karena ini sudah benar-benar tercermin dari ee proses uptrend yang yang terjadi pada emiten-emiten eh gold rate stock base seperti itu. Jadi kalau

misalkan jika untuk ee emiten-emiten lainnya yang mengalami ee pengambatan dari sisi kinerja ee top line tentunya ini ini benar-benar mempengaruhi dari sisi ee bottom line tapi tapi overall pada waktu itu yang saya catat itu di kisaran 8 hingga 12% ya rata-rata seperti itu. Oke. Jadi rata-rata seperti itu. Jadi memang masih cukup bagus gitu ya meskipun yang cukup menonjol tadi dari sisi komoditas ataupun tadi yang berbasis mas yang memang kita tahu kemarin kencang sekali ya di tahun 2025. Nah, kalau kita lihat soal em risiko

eksternal lah mungkin kita ulas sedikit lagi Mas Nafan masih ada yang perlu kita waspadai enggak nih di tahun ini? Selain kan isu MSCI ya sudah terjadi dan sudah kita usahakan untuk perbaikan. Tapi ada lagikah risiko lainnya yang mesti diantisipasi? Iya. Kalau misalnya juga di tahun ini ee sepertinya ee saya rasa ee global risk masih bisa dimitigasi ya. buktinya saja IMF saja masih merevisi ke atas ee proyeksi pertumbuhan ekonomi global maupun juga ee perekonomian GDP dari sisi eh advance economies maupun juga

Ingin Terlepas dari Tekanan, Sektor Keuangan Jadi Penopang Utama IHSG

emerging markets ya. paling tidak paling tidak ee tantangan eksternalnya masih berupa misalnya ee misalnya ee ee kebijak kebijakan ee arif yang dilancarkan oleh ee Trump ya sehingga menimbulkan terjadinya ee perang tarif walaupun sebenarnya ini sudah ee berhasil di ee berhasil dimitigasikan dengan lebih mengedepankan pada diplomasi ekonomi ya kan misalnya seperti maupun juga kerja sama bilateral ya serta multilateral tentunya kya

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *