Konfrontasi militer terbuka antara Taliban, Afghanistan dan Pakistan memasuki fase paling serius dalam beberapa tahun terakhir. Pasukan perbatasan Taliban di Kos melaporkan bentrokan sengit menyusul serangan udara Pakistan yang diklaim menghantam target sejumlah kota besar di Afghanistan. Serangan udara Pakistan dilaporkan menghantam sejumlah kota di antaranya Kabul dan Kandahar. Serangan tersebut sebagai balasan atas serangan drone dari Afghanistan yang dilaporkan menewaskan 12 tentara Pakistan. Sementara otoritas
Afghanistan menyatakan 13 pejuang Taliban tewas setelah serangan dari Pakistan. Menteri Pertahanan Pakistan Hawaja Muhammad Asif menyebut kondisi ini sebagai perang terbuka. Pernyataan keras ini memicu kekhawatiran akan meluasnya konflik di garis perbatasan sepanjang 2.600 km. Di kota perbatasan caman, warga menyerukan dialog dan perdamaian. Penutupan perbatasan selama berbulan-bulan disebut telah melumpuhkan perdagangan dan mengancam mata pencarian ribuan orang. Para analis menilai jika tidak segera dikendalikan eskalasi ini
dapat menyeret kedua negara ke dalam konflik lintas batas yang lebih luas. Ketegangan antara Pakistan dan otoritas Taliban kini berkembang menjadi krisis keamanan regional di Asia Selatan.
Komentar